Thursday, April 6, 2017

Teks Rekaman Percobaan Telur Asin

Latar Belakang
Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, merambat kepada setiap aspek kehidupan, tingkat persaingan yang semakin tinggi memaksa setiap orang lebih jeli dalam membaca setiap peluang dalam usaha mengembangkan keterampilan dan keahliannya untuk menjawab tantangan zaman. Rendahnya tingkat keterampilan dan keahlian  yang dimiliki oleh sebagian besar penduduk Indonesia merupakan salah satu alasan kenapa angka pengangguran di Indonesia semakin meningkat.
Padahal usaha yang dilakukan pemerintah dalam memberantas kemiskinan dan kebodohan sudah menjadi agenda utama dari pemerintah. Salah satu contoh yaitu dengan mencetuskan wajib belajar 12 tahun dan memberikan pinjaman dengan suku bunga ringan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia tersebut. Namun semua itu ternyata tidaklah cukup, karena belum didukung oleh sumber daya manusia yang terampil dan berkeahlian yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja sendiri, atau berkreasi yang menghasilkan tentunya yang dapat berdampak pada penekanan terhadap tingginya angka pengangguran, tingginya angka  kemiskinan yang ada di Indonesia tersebut.
Peluang untuk mendapatkan penghasilan yang memadai dan menguragi pengangguran sangat banyak dan berada di sekitar kita. Salah satu diantaranya produksi telur yang dihasilkan oleh hewan unggas yang dipelihara secara manual oleh masyarakat menciptakan peluang yang sangat tepat. Telur-telur yang hanya dikonsumsi secara sederhana dan kebutuhan untuk jamu sebenarnya cukup menjajikan jika dikelola oleh tenaga-tenaga terampil sehingga telur yang dibuat menjadi makanan sederhana bisa dihasilkan teludr yang bergizi tinggi sebagai makanan dan dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Contohnya pembuatan telur asin yang sangat laku keras dipasaran.





Metode Percobaan
Metode yang dapat digunakan 3 macam, yaitu :

1.      Metode Perendaman dengan Larutan Air Garam
2.      Metode Perendaman dengan Adonan Garam
3.      Metode Pemeraman Dengan Adonan Garam, Batu Bata dan Abu Gosok

Alat dan Bahan

-          Amplas
-          Lap
-          Telus
-          Garam
-          Air
-          Wadah
-          Abu Gosok atau Batu Bata Merah Halus

Cara Kerja

1.      Metode Perendaman dengan Larutan Air Garam
·         Siapkan air dan tambahkan garam secukupnya.
·         Aduk sampai garam larut.
·         Rendam telur yang sudah dibersihkan ke dalam larutan garam selama kurang lebih 10 hari dalam wadah yang tertutup.
·         Jika menginginkan rasa telur yang lebih asin lagi, rendamlah telur lebih lama lagi.
2.      Metode Perendaman dengan Adonan Garam.
·         Siapkan adonan garam berupa campuran air dan garam yang kekentalannya seperti pasta.
·         Susun telur, lalu siram dengan adonan pasta garam tersebut sampai tertutup semuanya.
·         Simpan beberapa hari.
·         Setelah itu siap dimakan
3.      Metode Pemeraman Dengan Adonan Garam, Batu Bata dan Abu Gosok
·         Campur abu gosok, batu merah yang sudah digiling halus, dan garam dengan perbandingan campuran 2:2:3.
·         Aduk rata.
·         Tambahkan air secukupnya sampai menjadi adonan pasta.
·         Balurkan ke telur sampai terbungkus rapi, kira-kira dengan ketebalan adonan 1 cm. Simpan ditempat yang terbuka sampai waktu yang diinginkan.
·         Untuk asin yang tidak berlebihan, simpan telur selama 7-15 hari.


Paparan Data dan Hasil Percobaan

PERUBAHAN
SEBELUM
SESUDAH
Warna Kuning Telur
Kuning
Jingga kecokelatan
Rasa
Biasa
Asin
Berdasarkan percobaan tersebut, dari sebelumnya telur yang biasa dan dalamnya berwarna kuning kini telur tersebut menjadi asin dan dalamnya menjadi jingga kecoklatan.

Kesimpulan
Proses pengasinan telur bertujuan agar membuat telur menjadi lebih awet. Proses masuknya garam kedalam telur berlangsung secara dehidrasi osmosis, ion Na di dapatkan dari garam, sedangkan ion H+ berasal dari air, dengan demikian, ion Na masuk ke dalam telur dan kadar air berkurang, akibatnya telur menjadi asin. Tingkat asin pada telur dipengaruhi oleh faktor waktu, ketebalan pasta, dan juga perbandingan antara pecahan batu bata dan tanah pada waktu pembuatan pasta.

Hasil
Setelah melalui langkah – langkah tersebut, kini dapat dimakan dengan berbagai masakan. Proses pembuatannya pun tidak rumit, peralatannya minim, serta bahan-bahannya mudah didapat. Berikut adalah cara membuat telur asin.

Simpulan

Rasa yang dihasilkan antara telur bebek,ayam,dan puyuh berbeda.telur bebek lebih asin dari pada telur ayam dan telur puyuh,oleh karena itu mengapa telur bebek lebih banyak di gunakan sebagai bahan baku telur asin karena selain prosesnya lebih cepat telur bebek lebih kesat dan rasanya lebih enak di bandingkan dengan telur ayam dan telur puyuh.mengapa telur bebek lebih cepat asin karena jika dibandingkan dengan telur ayam dan puyuh telur bebek pori – porinya lebih besar,maka dari itu telur bebek proses pengasinannyalebih cepat. 





No comments:

Post a Comment