Latar Belakang
Perkembangan
zaman dan teknologi yang semakin canggih, merambat kepada setiap aspek
kehidupan, tingkat persaingan yang semakin tinggi memaksa setiap orang lebih
jeli dalam membaca setiap peluang dalam usaha mengembangkan keterampilan dan
keahliannya untuk menjawab tantangan zaman. Rendahnya tingkat keterampilan dan
keahlian yang dimiliki oleh sebagian besar penduduk Indonesia merupakan
salah satu alasan kenapa angka pengangguran di Indonesia semakin meningkat.
Padahal
usaha yang dilakukan pemerintah dalam memberantas kemiskinan dan kebodohan
sudah menjadi agenda utama dari pemerintah. Salah satu contoh yaitu dengan
mencetuskan wajib belajar 12 tahun dan memberikan pinjaman dengan suku bunga
ringan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia tersebut. Namun semua itu
ternyata tidaklah cukup, karena belum didukung oleh sumber daya manusia yang
terampil dan berkeahlian yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha,
menciptakan lapangan kerja sendiri, atau berkreasi yang menghasilkan tentunya
yang dapat berdampak pada penekanan terhadap tingginya angka pengangguran,
tingginya angka kemiskinan yang ada di Indonesia tersebut.
Peluang untuk mendapatkan
penghasilan yang memadai dan menguragi pengangguran sangat banyak dan berada di
sekitar kita. Salah satu diantaranya produksi telur yang dihasilkan oleh hewan
unggas yang dipelihara secara manual oleh masyarakat menciptakan peluang yang
sangat tepat. Telur-telur yang hanya dikonsumsi secara sederhana dan kebutuhan
untuk jamu sebenarnya cukup menjajikan jika dikelola oleh tenaga-tenaga
terampil sehingga telur yang dibuat menjadi makanan sederhana bisa dihasilkan
teludr yang bergizi tinggi sebagai makanan dan dapat menghasilkan keuntungan
yang cukup besar. Contohnya pembuatan telur asin yang sangat laku keras
dipasaran.
Metode Percobaan
Metode
yang dapat digunakan 3 macam, yaitu :
1.
Metode Perendaman dengan
Larutan Air Garam
2.
Metode Perendaman dengan Adonan
Garam
3.
Metode Pemeraman Dengan Adonan
Garam, Batu Bata dan Abu Gosok
Alat dan Bahan
-
Amplas
-
Lap
-
Telus
-
Garam
-
Air
-
Wadah
-
Abu Gosok atau Batu Bata Merah Halus
Cara Kerja
1.
Metode Perendaman dengan
Larutan Air Garam
·
Siapkan air dan tambahkan garam secukupnya.
·
Aduk sampai garam larut.
·
Rendam telur yang sudah dibersihkan ke dalam larutan
garam selama kurang lebih 10 hari dalam wadah yang tertutup.
·
Jika menginginkan rasa telur yang lebih asin lagi,
rendamlah telur lebih lama lagi.
2.
Metode Perendaman dengan Adonan
Garam.
·
Siapkan adonan garam berupa campuran air dan garam yang
kekentalannya seperti pasta.
·
Susun telur, lalu siram dengan adonan pasta garam
tersebut sampai tertutup semuanya.
·
Simpan beberapa hari.
·
Setelah itu siap dimakan
3.
Metode Pemeraman Dengan Adonan
Garam, Batu Bata dan Abu Gosok
·
Campur abu gosok, batu merah yang sudah digiling halus,
dan garam dengan perbandingan campuran 2:2:3.
·
Aduk rata.
·
Tambahkan air secukupnya sampai menjadi adonan pasta.
·
Balurkan ke telur sampai terbungkus rapi, kira-kira
dengan ketebalan adonan 1 cm. Simpan ditempat yang terbuka sampai waktu yang
diinginkan.
·
Untuk asin yang tidak berlebihan, simpan telur selama
7-15 hari.
Paparan Data dan Hasil
Percobaan
PERUBAHAN
|
SEBELUM
|
SESUDAH
|
Warna Kuning Telur
|
Kuning
|
Jingga kecokelatan
|
Rasa
|
Biasa
|
Asin
|
Berdasarkan percobaan tersebut, dari
sebelumnya telur yang biasa dan dalamnya berwarna kuning kini telur tersebut
menjadi asin dan dalamnya menjadi jingga kecoklatan.
Kesimpulan
Proses pengasinan telur bertujuan agar membuat telur menjadi lebih awet. Proses masuknya garam kedalam telur
berlangsung secara dehidrasi osmosis, ion Na di dapatkan dari garam, sedangkan
ion H+ berasal dari air, dengan demikian, ion Na masuk ke dalam
telur dan kadar air berkurang, akibatnya telur menjadi asin. Tingkat asin pada telur dipengaruhi oleh faktor waktu, ketebalan pasta,
dan juga perbandingan antara pecahan batu bata dan tanah pada waktu pembuatan
pasta.
Hasil
Setelah melalui langkah – langkah
tersebut, kini dapat dimakan dengan berbagai masakan. Proses pembuatannya pun tidak rumit, peralatannya minim,
serta bahan-bahannya mudah didapat. Berikut adalah cara membuat telur asin.
Simpulan
Rasa yang dihasilkan antara telur bebek,ayam,dan puyuh berbeda.telur
bebek lebih asin dari pada telur ayam dan telur puyuh,oleh karena itu mengapa
telur bebek lebih banyak di gunakan sebagai bahan baku telur asin karena selain
prosesnya lebih cepat telur bebek lebih kesat dan rasanya lebih enak di
bandingkan dengan telur ayam dan telur puyuh.mengapa telur bebek lebih cepat
asin karena jika dibandingkan dengan telur ayam dan puyuh telur bebek pori –
porinya lebih besar,maka dari itu telur bebek proses pengasinannyalebih cepat.
No comments:
Post a Comment