Wednesday, August 10, 2016

Arti Asmaul Husna

ASMAUL HUSNA
Al-Asmau-al-husna artinya nama-nama Allah Swt. yang baik. Allah Swt.
mengenalkan dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik, sesuai dengan
firman-Nya:

“ Dan Allah memiliki Al-Asmau-al-husna (nama-nama yang terbaik), maka
bermohonlah kepada-Nya de-ngan menyebutnya Al-Asmau-al-husna  itu dan
tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya.) Mereka
kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(Q.S. al-A’raf/7:180)
          Rasulullah saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik (Al-Asmau-al-husna) itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah
Swt. akan memasukkan ke dalam surga-Nya.
Al-Asmau-al-husna  yang akan kalian pelajari, yaitu:
al-‘Alim, al-Khabir, as-Sami, al-Basir. Setelah mempelajari topik ini, kalian diharapkan dapat menjelaskan makna keempat al-Asmau-al-husna tersebut, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.



Al-Alim


Al-‘Alim artinya Maha Mengetahui. Allah
Swt. Maha Mengetahui yang tampak atau yang
gaib. Pengetahuan
Allah Swt. tidak terbatas
oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang
dilakukan oleh makhluk diketahui oleh Allah
Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun
sudah diketahui oleh Allah Swt. Dengan kata
lain, pengetahuan Allah Swt. itu tanpa batas.
Luar biasa, bukan? Agar lebih yakin perhatikan
firman-Nya berikut ini.

”Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya
kecuali Dia sendiri. dan Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak
ada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). dan tidak
jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah
atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).”
(Q.S. al-An’am/6:59)



Al- Khabir
Al-Khabir artinya Mahateliti. Allah Mahateliti
terhadap semua ciptaan-Nya. Allah Swt.
menciptakan berjuta-juta makhluk, semuanya
berfungsi sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.
Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt. yang salah
sasaran. Ini menandakan bahwa Allah Mahateliti
dalam menciptakan makhluk-Nya.
Dalam Q.S. at-Taubah/9:16 Allah Swt. berfirman:

“... dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. at-Taubah/9: 16)
        Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah Swt. Mahateliti adalah hendaklah      kita harus waspada dan teliti betul apa yang kita    lakukan
atau yang akan kita lakukan. Kita harus teliti dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di sekolah, di rumah, maupun di tempat lainnya. Orang yang teliti akan mendapatkan hasil maksimal, dan tidak akan menyesal di kemudian hari.



As-Sami
As-Sami artinya Maha Mendengar. Allah
Swt. Maha Mendengar semua suara apapun
yang ada di alam semesta ini. Pendengaran
Allah Swt. tidak terbatas, tidak ada satu
pun suara yang lepas dari pendengaran-Nya,
meskipun suara itu sangat pelan. Hal ini sesuai
dengan firman-Nya:

”... dan Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.” (Q.S. al-Baqarah/2:256)
       Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah Swt. yang memiliki sifat
Maha Mendengar adalah kita harus mau mendengarkan orang lain yang sedang
berbicara. Terlebih lagi jika yang sedang berbicara adalah guru atau orang tua kita.
Lalu, bagaimana sikap kita jika tidak senang terhadap apa yang disampaikannya?
Tentu kita harus sampaikan hal itu kepada lawan bicara kita dengan sikap dan bahasa yang santun.



Al-Basir
Al-Basir artinya Maha Melihat. Allah Maha
Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan
kecil. Allah Swt. melihat apa saja yang ada di
langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta
ini dapat dipantau. Hal ini sesuai dengan
firman-Nya:


“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. dan Allah
Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al Hujurat/49:18)
      
         Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah
hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melihat peristiwaperistiwa
yang terjadi di alam ini sebagai bahan renungan akan kebesaran Allah
Swt. Kita diajarkan untuk pandai dan cermat dalam memandang berbagai persoalan
di sekeliling kita. Namun jangan lupa, kita juga harus selalu introspeksi diri untuk

melihat kelebihan dan kekurangan kita sendiri agar hidup menjadi lebih terarah. Sungguh hal ini sangat indah untuk diamalkan.

No comments:

Post a Comment