ASMAUL
HUSNA
Al-Asmau-al-husna artinya nama-nama Allah
Swt. yang baik. Allah Swt.
mengenalkan
dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik, sesuai dengan
firman-Nya:
“ Dan Allah
memiliki Al-Asmau-al-husna (nama-nama yang terbaik), maka
bermohonlah
kepada-Nya de-ngan menyebutnya Al-Asmau-al-husna itu dan
tinggalkanlah
orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya.) Mereka
kelak akan
mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(Q.S.
al-A’raf/7:180)
Rasulullah
saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik (Al-Asmau-al-husna)
itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah
Swt.
akan memasukkan ke dalam surga-Nya.
Al-Asmau-al-husna yang akan
kalian pelajari, yaitu:
al-‘Alim,
al-Khabir, as-Sami, al-Basir. Setelah mempelajari topik ini, kalian
diharapkan dapat menjelaskan makna keempat al-Asmau-al-husna tersebut,
dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Alim
Al-‘Alim
artinya Maha Mengetahui.
Allah
Swt. Maha Mengetahui yang
tampak atau yang
gaib. Pengetahuan
Allah Swt. tidak terbatas
oleh ruang dan waktu.
Segala aktivitas yang
dilakukan oleh makhluk
diketahui oleh Allah
Swt. Bahkan, peristiwa
yang akan terjadi pun
sudah diketahui oleh Allah
Swt. Dengan kata
lain, pengetahuan Allah
Swt. itu tanpa batas.
Luar biasa, bukan? Agar
lebih yakin perhatikan
firman-Nya berikut ini.
”Dan pada sisi Allahlah
kunci-kunci semua yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya
kecuali Dia sendiri. dan
Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak
ada sehelai daun pun yang
gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). dan tidak
jatuh sebutir biji pun
dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah
atau yang kering, melainkan
tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).”
(Q.S. al-An’am/6:59)
Al- Khabir
Al-Khabir artinya Mahateliti.
Allah Mahateliti
terhadap semua
ciptaan-Nya. Allah Swt.
menciptakan
berjuta-juta makhluk, semuanya
berfungsi
sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.
Tidak ada
satupun ciptaan Allah Swt. yang salah
sasaran. Ini
menandakan bahwa Allah Mahateliti
dalam
menciptakan makhluk-Nya.
Dalam Q.S. at-Taubah/9:16 Allah Swt.
berfirman:
“...
dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. at-Taubah/9: 16)
Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa
Allah Swt. Mahateliti adalah hendaklah
kita harus waspada dan teliti betul apa yang kita lakukan
atau yang akan kita
lakukan. Kita harus teliti dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di
sekolah, di rumah, maupun di tempat lainnya. Orang yang teliti akan mendapatkan
hasil maksimal, dan tidak akan menyesal di kemudian hari.
As-Sami
As-Sami artinya Maha Mendengar.
Allah
Swt. Maha Mendengar semua
suara apapun
yang ada di alam semesta
ini. Pendengaran
Allah Swt. tidak terbatas,
tidak ada satu
pun suara yang lepas dari
pendengaran-Nya,
meskipun suara itu sangat
pelan. Hal ini sesuai
dengan firman-Nya:
”... dan Allah Maha
Mendengar lagi Maha
Mengetahui.” (Q.S.
al-Baqarah/2:256)
Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada
Allah Swt. yang memiliki sifat
Maha Mendengar adalah kita
harus mau mendengarkan orang lain yang sedang
berbicara. Terlebih lagi
jika yang sedang berbicara adalah guru atau orang tua kita.
Lalu, bagaimana sikap kita
jika tidak senang terhadap apa yang disampaikannya?
Tentu kita harus sampaikan
hal itu kepada lawan bicara kita dengan sikap dan bahasa yang santun.
Al-Basir
Al-Basir artinya Maha Melihat. Allah Maha
Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan
kecil. Allah Swt. melihat apa saja yang ada di
langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta
ini dapat dipantau. Hal ini sesuai dengan
firman-Nya:
“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di
langit dan di bumi. dan Allah
Maha Melihat apa yang kamu
kerjakan.” (Q.S. al Hujurat/49:18)
Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah
hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin
untuk dapat melihat peristiwaperistiwa
yang terjadi di alam ini sebagai bahan renungan
akan kebesaran Allah
Swt. Kita diajarkan untuk pandai dan cermat
dalam memandang berbagai persoalan
di sekeliling kita. Namun jangan lupa, kita
juga harus selalu introspeksi diri untuk
melihat kelebihan dan kekurangan kita sendiri
agar hidup menjadi lebih terarah. Sungguh hal ini sangat indah untuk diamalkan.
No comments:
Post a Comment